Mengelola data karyawan, absensi, cuti, payroll, hingga reimbursement menggunakan spreadsheet dan aplikasi yang terpisah dapat menjadi semakin kompleks ketika perusahaan berkembang.
Software Human Resource Information System (HRIS) membantu perusahaan mengintegrasikan berbagai proses tersebut dalam satu sistem. Namun, software HRIS terbaik bukan selalu yang memiliki fitur paling banyak. Pilihan yang tepat bergantung pada jumlah karyawan, kompleksitas operasional, kebutuhan payroll, hingga bagaimana perusahaan mengelola pengeluaran yang berkaitan dengan karyawan.
Beberapa software HRIS yang dapat dipertimbangkan perusahaan di Indonesia pada 2026 antara lain Kyrim, Mekari Talenta, Gadjian, GreatDay HR, LinovHR, HashMicro, KantorKu, CATAPA, SunFish, dan Hadirr.
Artikel ini membandingkan 10 pilihan software HRIS berdasarkan fungsi dan kebutuhan perusahaan, bukan untuk menentukan satu aplikasi yang terbaik untuk semua bisnis.
Ringkasan: Jika kebutuhan perusahaan terutama berada pada administrasi HR, pertimbangkan kelengkapan fungsi seperti database karyawan, absensi, cuti, dan employee self-service. Jika HR juga banyak berhubungan dengan Finance, pertimbangkan integrasi payroll, reimbursement, approval, dan pembayaran. Perusahaan dengan kebutuhan talent management yang kompleks dapat mempertimbangkan sistem dengan modul recruitment, performance management, dan learning management.
Perbandingan Software HRIS di Indonesia 2026
| Software HRIS | Kekuatan Utama | Cocok Dipertimbangkan Untuk |
|---|---|---|
| Kyrim | HRIS terintegrasi dengan payroll, reimbursement, dan pembayaran | Perusahaan yang ingin menghubungkan operasional HR dan Finance |
| Mekari Talenta | Ekosistem HR yang luas | Perusahaan dengan kebutuhan HR end-to-end |
| Gadjian | HRIS dan payroll | Bisnis dengan kebutuhan kuat pada payroll dan administrasi HR |
| GreatDay HR | Attendance, payroll, dan workforce management | Perusahaan dengan tenaga kerja mobile, shift, atau multi-lokasi |
| LinovHR | HR dan talent management | Organisasi dengan kebutuhan pengelolaan SDM yang kompleks |
| HashMicro | HR terhubung dengan ekosistem enterprise | Perusahaan yang membutuhkan integrasi lintas proses |
| KantorKu | All-in-one HR system | Perusahaan yang ingin mendigitalisasi berbagai proses HR |
| CATAPA | HR dan payroll | Perusahaan yang mencari alternatif HRIS lokal |
| SunFish | Human capital management | Organisasi dengan kebutuhan HCM yang lebih luas |
| Hadirr | Attendance dan workforce productivity | Perusahaan dengan banyak pekerja lapangan |
Catatan: Daftar ini tidak disusun berdasarkan peringkat absolut. Fitur dan paket setiap penyedia dapat berubah. Perusahaan sebaiknya mengonfirmasi ketersediaan fitur, integrasi, implementasi, dan harga langsung kepada masing-masing penyedia.
Apa Itu Software HRIS?
HRIS atau Human Resource Information System adalah sistem yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola informasi karyawan sekaligus membantu mengotomatisasi proses administrasi sumber daya manusia.
Dalam praktiknya, aplikasi HRIS dapat mencakup fungsi seperti:
- database dan dokumen karyawan;
- absensi dan kehadiran;
- pengajuan cuti;
- payroll;
- pajak dan BPJS;
- reimbursement;
- employee self-service;
- performance management;
- recruitment;
- HR analytics.
Tidak semua perusahaan membutuhkan seluruh fungsi tersebut.
Perusahaan dengan 50 karyawan, misalnya, dapat memiliki kebutuhan yang sangat berbeda dengan perusahaan dengan ribuan karyawan, banyak cabang, pola kerja shift, dan struktur approval bertingkat.
Karena itu, pertanyaan yang lebih tepat bukan sekadar “Apa software HRIS terbaik?”, melainkan:
“Software HRIS mana yang paling sesuai dengan proses HR perusahaan kami?”
10 Software HRIS yang Dapat Dipertimbangkan Perusahaan di Indonesia
1. Kyrim
Kyrim merupakan platform yang menghubungkan pengelolaan HR dengan payroll, reimbursement, dan pembayaran perusahaan.
Melalui HRIS Kyrim, perusahaan dapat mengelola berbagai proses terkait karyawan seperti data karyawan, absensi, cuti, reimbursement, dan dokumen karyawan dalam satu sistem.
Data HR tersebut juga dapat terhubung dengan proses payroll perusahaan, sehingga proses penggajian tidak harus berhenti setelah HR selesai menghitung gaji.
Fitur HRIS Kyrim
Beberapa fungsi yang dapat digunakan perusahaan antara lain:
- database karyawan;
- absensi dan monitoring kehadiran;
- pengajuan dan approval cuti;
- reimbursement;
- dokumen karyawan;
- payroll;
- perhitungan PPh 21 dan BPJS;
- pembayaran gaji;
- approval workflow;
- riwayat transaksi dan pembayaran.
Salah satu pembeda Kyrim berada pada hubungan antara HRIS dan spend management.
Dalam proses konvensional, HR dapat menggunakan satu aplikasi untuk data karyawan, spreadsheet untuk payroll, aplikasi lain untuk reimbursement, kemudian menyerahkan file pembayaran kepada Finance.
Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa perusahaan perlu memisahkan payroll dan biaya operasional dengan workflow dan sumber data yang jelas.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, workflow dapat dibuat seperti:
Absensi → Payroll → Approval → Pembayaran gaji
atau:
Pengajuan reimbursement → Approval → Pembayaran → Riwayat transaksi
Dengan begitu, proses HR tidak berhenti pada administrasi karyawan, tetapi dapat diteruskan ke proses Finance yang berkaitan dengan pembayaran.
Kyrim cocok untuk siapa?
Kyrim dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan:
- HRIS dan payroll dalam satu sistem;
- reimbursement yang terhubung dengan proses pembayaran;
- integrasi operasional antara HR dan Finance;
- pembayaran gaji setelah payroll selesai diproses;
- pencatatan pengeluaran karyawan yang lebih terstruktur.
Jika payroll menjadi salah satu pengeluaran terbesar perusahaan, Finance juga dapat menggunakan metrik seperti payroll to revenue ratio untuk mengevaluasi proporsi biaya tenaga kerja terhadap pendapatan bisnis.
Perusahaan dapat melihat lebih lengkap mengenai fitur HRIS Kyrim atau mempelajari sistem payroll Kyrim.
2. Mekari Talenta
Mekari Talenta merupakan software HRIS berbasis cloud yang menawarkan cakupan fungsi HR cukup luas.
Menurut halaman resminya, Talenta mendukung pengelolaan data karyawan, administrasi HR, absensi, payroll, employee self-service, dan HR analytics dalam satu sistem.
Talenta juga menyediakan fungsi yang mencakup attendance management, payroll dan compensation, HR administration, talent acquisition, talent development, AI & analytics, serta integration.
Untuk perusahaan yang ingin mengetahui detail kapabilitasnya, daftar lengkapnya tersedia pada halaman fitur Mekari Talenta.
Mekari Talenta cocok untuk siapa?
Talenta dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan ekosistem HR yang luas, termasuk:
- administrasi karyawan;
- payroll;
- attendance dan shift;
- employee self-service;
- recruitment;
- performance management;
- talent development;
- HR analytics.
Perusahaan dengan proses HR yang sudah cukup kompleks dapat mempertimbangkan luasnya modul serta integrasi yang tersedia sebelum menentukan paket yang dibutuhkan.
3. Gadjian
Gadjian merupakan software HRIS dan payroll Indonesia yang berfokus pada otomatisasi berbagai pekerjaan administratif HR.
Platform seperti Gadjian dapat dipertimbangkan ketika salah satu pain point utama perusahaan berada pada payroll, pajak karyawan, BPJS, attendance, dan administrasi data karyawan.
Gadjian cocok untuk siapa?
Gadjian dapat menjadi salah satu pilihan bagi perusahaan yang ingin mengurangi proses manual pada:
- perhitungan payroll;
- administrasi pajak karyawan;
- BPJS;
- kehadiran dan cuti;
- administrasi data karyawan;
- proses HR rutin lainnya.
Jika payroll merupakan salah satu pain point terbesar perusahaan, jangan hanya membandingkan kemampuan menghitung gaji. Perhatikan juga bagaimana data payroll dipersiapkan, diperiksa, disetujui, dibayarkan, dan direkonsiliasi.
4. GreatDay HR
GreatDay HR menyediakan software HRIS dengan fitur seperti attendance, payroll, performance, leave, tracking, overtime, recruitment, dan fungsi HR lainnya.
Karakteristik tersebut membuat GreatDay HR menarik untuk perusahaan yang memiliki kebutuhan workforce management cukup besar.
GreatDay HR cocok untuk siapa?
GreatDay HR dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang memiliki:
- banyak karyawan mobile;
- sistem shift;
- beberapa lokasi kerja;
- kebutuhan monitoring attendance;
- kebutuhan payroll yang terhubung dengan data kehadiran.
Kebutuhan tersebut umum ditemukan pada industri seperti retail, F&B, logistik, hospitality, manufaktur, dan bisnis dengan tenaga kerja lapangan.
5. LinovHR
LinovHR merupakan salah satu penyedia HRIS Indonesia dengan fokus pada pengelolaan human resources dan human capital.
Software dengan cakupan seperti ini dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan yang membutuhkan HRIS bukan hanya untuk administrasi karyawan, tetapi juga proses talent management yang lebih luas.
LinovHR cocok untuk siapa?
LinovHR dapat dipertimbangkan oleh organisasi yang membutuhkan pengelolaan:
- struktur organisasi;
- data karyawan;
- attendance;
- payroll;
- performance management;
- recruitment;
- learning dan development;
- talent management.
Untuk organisasi besar, kemampuan integrasi dengan sistem perusahaan lainnya juga sebaiknya menjadi salah satu aspek evaluasi sebelum memilih HRIS.
6. HashMicro
HashMicro menyediakan software HR sebagai bagian dari ekosistem software enterprise yang lebih luas.
Sistem HR HashMicro mencakup pengelolaan administrasi karyawan dan menghubungkan proses HR dengan area perusahaan lainnya.
Salah satu pendekatan yang menarik adalah kemampuan menghubungkan HR dengan fungsi seperti accounting, asset management, learning, project management, dan talent management.
HashMicro cocok untuk siapa?
HashMicro dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang:
- membutuhkan HR sebagai bagian dari implementasi sistem enterprise;
- memiliki proses lintas departemen yang kompleks;
- ingin menghubungkan data HR dengan Finance atau operasional lainnya;
- membutuhkan integrasi dengan modul bisnis lainnya.
Jika kebutuhan perusahaan hanya berupa HRIS dasar, perusahaan tetap perlu mempertimbangkan kompleksitas implementasi dan modul yang benar-benar diperlukan.
7. KantorKu
KantorKu menawarkan sistem HRIS all-in-one untuk membantu digitalisasi berbagai proses pengelolaan karyawan.
Berdasarkan informasi produk resminya, fitur yang tersedia bergantung pada paket dan dapat mencakup struktur organisasi, employee management, multi-layer approval, attendance, payroll, PPh 21 dan BPJS, reimbursement, employee self-service, hingga KPI dan performance review.
KantorKu cocok untuk siapa?
KantorKu dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan:
- database karyawan terpusat;
- digitalisasi administrasi HR;
- attendance;
- payroll;
- reimbursement;
- employee self-service;
- approval bertingkat.
Ketersediaan paket berdasarkan skala karyawan juga membuat perusahaan dapat mengevaluasi fitur berdasarkan ukuran organisasinya.
8. CATAPA
CATAPA merupakan salah satu penyedia solusi HR digital yang dapat dipertimbangkan perusahaan di Indonesia.
Bagi perusahaan yang sedang membandingkan software HRIS, CATAPA dapat dimasukkan ke dalam shortlist untuk mengevaluasi kebutuhan administrasi karyawan, payroll, attendance, serta workflow HR.
CATAPA cocok untuk siapa?
CATAPA dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang ingin mendigitalisasi proses HR dan membandingkan beberapa penyedia lokal sebelum menentukan sistem.
Karena fitur, integrasi, dan paket software dapat berubah, perusahaan sebaiknya memeriksa kapabilitas terbaru langsung melalui situs resmi atau demo produk sebelum mengambil keputusan.
9. SunFish
SunFish merupakan platform human capital management yang dapat digunakan organisasi untuk mengelola berbagai proses terkait tenaga kerja.
Platform HCM dapat menjadi alternatif bagi perusahaan yang membutuhkan cakupan pengelolaan sumber daya manusia lebih luas dibandingkan administrasi HR sederhana.
SunFish cocok untuk siapa?
SunFish dapat dipertimbangkan oleh organisasi dengan kebutuhan pengelolaan SDM yang relatif kompleks dan membutuhkan sistem human capital management.
Sebelum memilih, evaluasi modul yang tersedia terhadap kebutuhan aktual organisasi agar implementasi tidak menjadi lebih kompleks daripada yang diperlukan.
10. Hadirr
Hadirr memiliki fokus pada pengelolaan kehadiran dan produktivitas tenaga kerja.
Platform ini menyediakan fungsi seperti presensi, timesheet, shift kerja, dan pengelolaan aktivitas sales.
Hadirr cocok untuk siapa?
Hadirr dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang memiliki kebutuhan kuat pada:
- absensi karyawan;
- monitoring tenaga kerja lapangan;
- timesheet;
- shift kerja;
- pencatatan aktivitas tim.
Pendekatan tersebut membuat Hadirr relevan bagi perusahaan dengan tenaga kerja lapangan atau karyawan yang tidak selalu bekerja dari satu kantor.
Jika perusahaan membutuhkan HRIS end-to-end, bandingkan juga cakupan modul HR lainnya dengan penyedia yang memiliki fungsi HR lebih luas.
Software HRIS Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?
Tidak ada satu software HRIS yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua perusahaan.
Cara yang lebih praktis adalah memilih berdasarkan masalah yang ingin diselesaikan.
| Kebutuhan Perusahaan | Fitur yang Perlu Diprioritaskan |
|---|---|
| Masih menggunakan Excel untuk data HR | Employee database + ESS |
| Absensi direkap manual | Attendance terintegrasi |
| Payroll membutuhkan waktu lama | Payroll automation |
| HR menyerahkan file pembayaran manual ke Finance | Payroll + payment/disbursement |
| Banyak reimbursement karyawan | Reimbursement + approval + payment |
| Banyak pekerja shift/lapangan | Attendance + shift + mobile access |
| Recruitment tinggi | ATS/recruitment |
| Fokus pengembangan karyawan | Performance + LMS + competency |
| Sistem perusahaan kompleks | API + integration |
| HR dan Finance menggunakan banyak aplikasi | HRIS + payroll + expense/payment integration |
7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Memilih Software HRIS
1. Tentukan masalah utama yang ingin diselesaikan
Jangan memulai dari daftar fitur.
Mulailah dengan memetakan masalah yang terjadi sekarang.
Misalnya:
- HR menghabiskan terlalu banyak waktu merekap absensi;
- payroll masih menggunakan banyak spreadsheet;
- karyawan harus menghubungi HR untuk meminta slip gaji;
- reimbursement masuk melalui chat;
- Finance menerima file pembayaran secara manual;
- data HR tersebar di beberapa aplikasi.
Dari masalah tersebut, perusahaan dapat menentukan fitur mana yang benar-benar dibutuhkan.
2. Periksa integrasi antara attendance dan payroll
Attendance dan payroll memiliki hubungan erat.
Data keterlambatan, lembur, cuti, atau jadwal kerja dapat memengaruhi komponen payroll. Jika data harus diekspor dan diinput kembali secara manual, perusahaan masih memiliki titik rawan human error.
Karena itu, periksa apakah data attendance dapat digunakan langsung dalam proses payroll.
Perusahaan yang ingin memahami proses payroll secara lebih luas juga dapat membaca pembahasan mengenai perbedaan payroll dan biaya operasional perusahaan.
3. Jangan berhenti pada perhitungan payroll
Salah satu pertanyaan yang sering terlupakan saat memilih HRIS adalah:
Apa yang terjadi setelah payroll selesai dihitung?
Beberapa sistem berfokus pada kalkulasi payroll dan pembuatan slip gaji. Perusahaan kemudian masih harus memindahkan data ke internet banking atau sistem pembayaran lain.
Jika proses tersebut menjadi pain point, pertimbangkan software yang mendukung alur:
Hitung payroll → Review → Approval → Pembayaran → Rekonsiliasi.
Sebagai contoh, fitur Payroll Kyrim menghubungkan perhitungan payroll dengan approval workflow dan pembayaran gaji ke berbagai bank.
Dengan begitu, digitalisasi tidak berhenti ketika angka gaji selesai dihitung.
4. Periksa bagaimana reimbursement diproses
Reimbursement sering berada di antara tanggung jawab HR dan Finance.
Cek apakah sistem dapat menangani:
Pengajuan → Bukti transaksi → Approval → Pembayaran → Histori.
Semakin banyak tahap yang masih berpindah ke email, chat, spreadsheet, atau aplikasi lain, semakin besar pekerjaan administratif yang tersisa.
Kyrim sendiri memisahkan reimbursement dari payroll dan jenis biaya operasional perusahaan lainnya agar sumber data dan approval flow dapat dikelola dengan lebih jelas.
5. Evaluasi employee self-service
Employee self-service atau ESS memungkinkan karyawan melakukan beberapa aktivitas tanpa selalu meminta bantuan HR.
Contohnya:
- melihat slip gaji;
- mengajukan cuti;
- melihat saldo cuti;
- mengajukan reimbursement;
- mengakses dokumen;
- memperbarui informasi tertentu.
ESS dapat membantu mengurangi pekerjaan administratif berulang bagi tim HR.
6. Periksa keamanan dan kontrol akses
HRIS menyimpan informasi sensitif perusahaan dan karyawan.
Karena itu, evaluasi:
- role-based access;
- approval;
- audit trail;
- keamanan penyimpanan data;
- sertifikasi keamanan;
- backup;
- akses pengguna.
Jangan hanya membandingkan fitur yang terlihat pada dashboard.
7. Hitung total proses, bukan hanya harga software
Software dengan harga lebih rendah belum tentu menghasilkan biaya operasional paling rendah.
Misalnya, HRIS A lebih murah tetapi perusahaan masih membutuhkan tiga sistem tambahan untuk reimbursement, pembayaran, dan expense management.
Sementara HRIS B mungkin memiliki biaya berbeda tetapi mengurangi kebutuhan aplikasi tambahan dan pekerjaan manual.
Karena itu, pertimbangkan total cost of ownership dan jumlah workflow yang benar-benar dapat disederhanakan.
Apakah Perusahaan Sudah Membutuhkan HRIS?
Tidak ada jumlah minimum karyawan yang berlaku untuk semua bisnis.
Perusahaan dapat mulai mempertimbangkan HRIS ketika kompleksitas administrasi mulai menimbulkan pekerjaan manual yang signifikan.
Beberapa tandanya antara lain:
- data karyawan tersebar di banyak spreadsheet;
- HR rutin melakukan input data yang sama berulang kali;
- absensi harus direkap sebelum payroll;
- payroll sering membutuhkan pengecekan manual;
- pengajuan cuti masih melalui chat;
- reimbursement sulit dipantau;
- slip gaji dikirim satu per satu;
- approval sulit ditelusuri;
- Finance harus memindahkan data pembayaran secara manual.
Dengan kata lain, kebutuhan HRIS lebih tepat ditentukan berdasarkan kompleksitas proses, bukan hanya jumlah karyawan.
HRIS Tidak Lagi Hanya Menjadi Tools HR
Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih HRIS adalah hubungan antara aktivitas HR dan Finance.
Pertimbangkan satu siklus payroll:
Kehadiran karyawan → Perhitungan gaji → Pajak dan BPJS → Approval → Pembayaran → Slip gaji → Pencatatan transaksi.
Atau reimbursement:
Pengeluaran karyawan → Upload bukti → Approval manager → Review → Pembayaran → Pencatatan.
Artinya, banyak data yang berawal dari HR pada akhirnya menghasilkan transaksi keuangan perusahaan.
Perusahaan yang ingin mengontrol biaya tenaga kerja juga dapat memonitor indikator seperti payroll to revenue ratio untuk melihat proporsi biaya gaji terhadap pendapatan.
Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak hanya bertanya:
“Apakah HRIS ini membantu HR?”
Tetapi juga:
“Apakah HRIS ini membuat proses antara HR dan Finance menjadi lebih sederhana?”
Pendekatan ini menjadi semakin penting ketika perusahaan berkembang dan jumlah payroll, reimbursement, serta transaksi terkait karyawan meningkat.
Kelola HR, Payroll, Reimbursement, dan Pembayaran dengan Kyrim
Kyrim menghubungkan HRIS dengan payroll dan spend management dalam satu platform.
Melalui HRIS Kyrim, perusahaan dapat mengelola data karyawan, absensi, cuti, reimbursement, dan dokumen karyawan.
Proses tersebut dapat dilanjutkan melalui Payroll Kyrim untuk mengelola perhitungan gaji, pajak, BPJS, approval, slip gaji, hingga pembayaran payroll ke berbagai bank.
Pendekatan ini membantu mengurangi proses yang sebelumnya terpisah antara:
HRIS → Spreadsheet → Finance → Internet Banking → Rekonsiliasi
menjadi workflow yang lebih terhubung:
HRIS → Payroll/Reimbursement → Approval → Payment → History
Jika ingin mengetahui cara kerja fitur secara lebih detail, perusahaan juga dapat mengakses FAQ Kyrim atau mencoba Kyrim sesuai kebutuhan operasional HR dan Finance perusahaan.
FAQ Software HRIS
Apa software HRIS terbaik di Indonesia?
Tidak ada satu software HRIS yang terbaik untuk seluruh perusahaan. Kyrim, Mekari Talenta, Gadjian, GreatDay HR, LinovHR, HashMicro, KantorKu, dan penyedia lainnya memiliki fokus yang berbeda.
Pilihan terbaik bergantung pada jumlah karyawan, workflow HR, kebutuhan payroll, attendance, reimbursement, talent management, integrasi, dan proses pembayaran perusahaan.
Apa perbedaan HRIS dan software payroll?
HRIS memiliki cakupan yang lebih luas untuk mengelola informasi dan proses karyawan, sedangkan software payroll berfokus pada proses penggajian. Banyak HRIS modern menyediakan payroll sebagai salah satu modulnya.
Apa fitur yang harus ada dalam software HRIS?
Fitur dasar yang umum dipertimbangkan meliputi employee database, attendance, leave management, payroll, employee self-service, approval, reporting, serta keamanan dan kontrol akses.
Fitur tambahan seperti reimbursement, recruitment, performance management, LMS, dan payment dapat dipilih berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Apakah perusahaan kecil membutuhkan HRIS?
Bisa. Kebutuhan HRIS tidak hanya ditentukan jumlah karyawan. Perusahaan kecil dapat membutuhkan HRIS ketika administrasi karyawan, absensi, payroll, cuti, atau reimbursement mulai membutuhkan banyak pekerjaan manual.
Apakah HRIS dapat digunakan untuk payroll?
Ya. Banyak software HRIS menyediakan modul payroll yang menggunakan data karyawan dan attendance untuk membantu menghitung gaji, tunjangan, potongan, pajak, BPJS, dan komponen penggajian lainnya.
Apa keuntungan HRIS yang terintegrasi dengan payroll?
Integrasi mengurangi kebutuhan memindahkan data secara manual antara sistem HR dan payroll. Data attendance, cuti, lembur, dan informasi karyawan dapat digunakan dalam proses penggajian sehingga risiko duplikasi input dan human error dapat dikurangi.
Bagaimana cara memilih software HRIS?
Mulailah dengan mengidentifikasi masalah utama perusahaan, kemudian bandingkan software berdasarkan fitur yang benar-benar dibutuhkan, integrasi, keamanan, kemudahan penggunaan, dukungan implementasi, skalabilitas, dan total biaya penggunaan.
Apakah HRIS bisa terintegrasi dengan Finance?
Bisa, tergantung platform. Integrasi dapat berupa sinkronisasi data payroll, reimbursement, expense management, accounting, hingga proses pembayaran.
Perusahaan yang memiliki banyak transaksi terkait karyawan dapat mempertimbangkan HRIS yang mendukung workflow antara HR dan Finance.
Kesimpulan
Software HRIS membantu perusahaan mengelola data karyawan dan mengotomatisasi berbagai proses HR seperti absensi, cuti, payroll, reimbursement, hingga employee self-service.
Namun, tidak ada satu software HRIS yang cocok untuk semua perusahaan.
Mekari Talenta menawarkan cakupan fungsi HR yang luas. Gadjian memiliki fokus kuat pada payroll dan administrasi HR. GreatDay HR dapat dipertimbangkan untuk attendance dan workforce management. LinovHR menawarkan solusi HR dan human capital management. HashMicro dapat relevan bagi perusahaan yang ingin menghubungkan HR dengan sistem enterprise lainnya.
Sementara itu, Kyrim dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang ingin menghubungkan operasional HR dengan Finance, terutama pada proses HRIS, payroll, reimbursement, approval, dan pembayaran.
Sebelum memilih, petakan workflow perusahaan dari awal hingga akhir. Jangan hanya menghitung berapa banyak fitur yang dimiliki suatu software.
Software HRIS yang tepat adalah software yang dapat mengurangi pekerjaan manual pada proses yang memang paling banyak menyita waktu perusahaan.


